KEP.235/MEN/2003

KEPUTUSAN
MENTERI TENAGA
KERJA DAN
TRANSMIGRASI
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR : KEP. 235 /
MEN/2003
TENTANG
JENIS-JENIS
PEKERJAAN YANG
MEMBAHAYAKAN
KESEHATAN,
KESELAMATAN ATAU
MORAL ANAK
MENTERI TENAGA KERJA
DAN TRANSMIGRASI
REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang : a. bahwa
sebagai pelaksanaan Pasal
74 ayat (3) Undang-
undang Nomor 13 Tahun
2003 tentang
Ketenagakerjaan, perlu
ditetapkan jenis-jenis
pekerjaan yang
membahayakan
kesehatan, keselamatan
atau moral anak;
b. bahwa untuk itu perlu
ditetapkan dengan
Keputusan Menteri;
Mengingat : 1. Undang-
undang Nomor 3 Tahun
1951 tentang Pernyataan
Berlakunya Undang-
undang Pengawasan
Perburuhan Tahun 1948
Nomor 23 dari Republik
Indonesia untuk Seluruh
Indonesia (Lembaran
Negara Republik Indonesia
Tahun 1951 Nomor 4);
2. Undang-undang
Nomor 1 Tahun 1970
tentang Keselamatan Kerja
(Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun
1970 Nomor 1, Tambahan
Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor
1918);
3. Undang-undang
Nomor 20 Tahun 1999
tentang Pengesahan ILO
Convention No. 138
Convention Minimum Age
For Admission to
Employment (Konvensi
ILO mengenai Usia
Minimum Untuk
Diperbolehkan Bekerja
(Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun
1999 Nomor 56,
Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia
Nomor 3835);
4. Undang-undang
Nomor 1 Tahun 2000
tentang Pengesahan ILO
Convention No. 182
Concerning The
Prohibition and Immediate
Action for the Elimination
of the Worst Forms of
Child Labour (Konvensi
ILO No. 182 mengenai
Pelarangan dan Tindakan
Segera Penghapusan
Bentuk-bentuk Pekerjaan
Terburuk untuk Anak),
Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun
2000 Nomor 30,
Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia
Nomor 3941);
5. Undang-undang
Nomor 23 Tahun 2002
tentang Perlindungan
Anak (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun
2002 Nomor 109,
Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia
Nomor 4235);
6. Undang-undang
Nomor 13 Tahun 2003
tentang Ketenagakerjaan
(Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun
2003 Nomor 39,
Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia
Nomor 4279);
7. Keputusan Presiden
Nomor 228/M Tahun 2001
tentang Pembentukan
Kabinet Gotong Royong;
8. Keputusan Presiden
Nomor 59 Tahun 2002
tentang Rencana Aksi
Nasional Penghapusan
Bentuk-bentuk Pekerjaan
Terburuk Untuk Anak.
Memperhatikan : 1. Pokok-
pokok Pikiran Sekretariat
Lembaga Kerjasama
Tripartit Nasional tanggal
31 Agustus 2003;
2. Kesepakatan Rapat
Pleno Lembaga Kerjasama
Tripartit Nasional tanggal
25 September 2003;
MEMUTUSKAN :
Menetapkan : KEPUTUSAN
MENTERI TENAGA KERJA
DAN TRANSMIGRASI
REPUBLIK INDONESIA
TENTANG JENIS-JENIS
PEKERJAAN YANG
MEMBAHAYAKAN
KESEHATAN,
KESELAMATAN ATAU
MORAL ANAK.
Pasal 1
Dalam Keputusan Menteri
ini yang dimaksud
dengan :
1. Anak adalah setiap
orang yang berumur
kurang dari 18 (delapan
belas) tahun.
2. Menteri adalah Menteri
Tenaga Kerja dan
Transmigrasi.
Pasal 2
(1) Anak di bawah usia 18
(delapan belas) tahun
dilarang bekerja dan/atau
dipekerjakan pada
pekerjaan yang
membahayakan
kesehatan, keselamatan
atau moral anak.
(2) Pekerjaan yang
membahayakan
kesehatan, keselamatan
atau moral anak
sebagaimana tercantum
pada Lampiran Keputusan
ini.
(3) Jenis-jenis pekerjaan
sebagaimana dimaksud
dalam ayat (2) dapat
ditinjau kembali sesuai
dengan perkembangan
ilmu dan teknologi dengan
Keputusan Menteri.
Pasal 3
Anak usia 15 (lima belas)
tahun atau lebih dapat
mengerjakan pekerjaan
kecuali pekerjaan
sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 2 ayat (2).
Pasal 4
Pengusaha dilarang
mempekerjakan anak
untuk bekerja lembur.
Pasal 5
Keputusan Menteri ini
mulai berlaku sejak
tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 31 Oktober
2003
MENTERI TENAGA KERJA
DAN TRANSMIGRASI
REPUBLIK INDONESIA,
ttd
JACOB NUWA WEA
Lampiran : KEPUTUSAN
MENTERI TENAGA KERJA
DAN TRANSMIGRASI
REPUBLIK INDONESIA.
NOMOR : KEP- 235 /
MEN/2003
TANGGAL : 31 Oktober
2003
JENIS-JENIS PEKERJAAN
YANG MEMBAHAYAKAN
KESEHATAN DAN
KESELAMATAN ANAK
Pekerjaan yang
berhubungan dengan
mesin, pesawat, instalasi,
dan peralatan lainnya
meliputi :
Pekerjaan pembuatan,
perakitan/pemasangan,
pengoperasian, perawatan
dan perbaikan :
1. Mesin-mesin
a. mesin perkakas seperti:
mesin bor, mesin gerinda,
mesin potong, mesin
bubut, mesin skrap;
b. mesin produksi seperti:
mesin rajut, mesin jahit,
mesin tenun, mesin pak,
mesin pengisi botol.
2. Pesawat
a. pesawat uap seperti:
ketel uap, bejana uap;
b. pesawat cairan panas
seperti: pemanas air,
pemanas oli;
c. pesawat pendingin,
pesawat pembangkit gas
karbit;
d. pesawat angkat dan
angkut seperti: keran
angkat, pita transport,
ekskalator, gondola,
forklift, loader;
e. pesawat tenaga seperti:
mesin diesel, turbin,
motor bakar gas, pesawat
pembangkit listrik.
1. Alat berat seperti:
traktor, pemecah batu,
grader, pencampur aspal,
mesin pancang.
2. Instalasi seperti: instalasi
pipa bertekanan, instalasi
listrik, instalasi pemadam
kebakaran, saluran listrik.
3. Peralatan lainnya
seperti: tanur, dapur
peleburan, lift, perancah.
4. Bejana tekan, botol
baja, bejana penimbun,
bejana pengangkut, dan
sejenisnya.
Pekerjaan yang dilakukan
pada lingkungan kerja
yang berbahaya yang
meliputi :
1. Pekerjaan yang
mengandung Bahaya Fisik
a. pekerjaan di bawah
tanah, di bawah air atau
dalam ruangan tertutup
yang sempit dengan
ventilasi yang terbatas
(confined space) misalnya
sumur, tangki;
b. pekerjaan yang
dilakukan pada tempat
ketinggian lebih dari 2
meter;
c. pekerjaan dengan
menggunakan atau dalam
lingkungan yang terdapat
listrik bertegangan di atas
50 volt;
d. pekerjaan yang
menggunakan peralatan
las listrik dan/atau gas;
e. pekerjaan dalam
lingkungan kerja dengan
suhu dan kelembaban
ekstrim atau kecepatan
angin yang tinggi;
f. pekerjaan dalam
lingkungan kerja dengan
tingkat kebisingan atau
getaran yang melebihi nilai
ambang batas (NAB);
g. pekerjaan menangani,
menyimpan, mengangkut
dan menggunakan bahan
radioaktif;
h. pekerjaan yang
menghasilkan atau dalam
lingkungan kerja yang
terdapat bahaya radiasi
mengion;
i. pekerjaan yang
dilakukan dalam
lingkungan kerja yang
berdebu;
j. pekerjaan yang
dilakukan dan dapat
menimbulkan bahaya
listrik, kebakaran dan/atau
peledakan.
2. Pekerjaan yang
mengandung Bahaya
Kimia
a. pekerjaan yang
dilakukan dalam
lingkungan kerja yang
terdapat pajanan
(exposure) bahan kimia
berbahaya;
b. pekerjaan dalam
menangani, menyimpan,
mengangkut dan
menggunakan bahan-
bahan kimia yang bersifat
toksik, eksplosif, mudah
terbakar, mudah menyala,
oksidator, korosif, iritatif,
karsinogenik, mutagenik
dan/atau teratogenik;
c. pekerjaan yang
menggunakan asbes;
d. pekerjaan yang
menangani, menyimpan,
menggunakan dan/atau
mengangkut pestisida.
3. Pekerjaan yang
mengandung Bahaya
Biologis
a. pekerjaan yang terpajan
dengan kuman, bakteri,
virus, fungi, parasit dan
sejenisnya, misalnya
pekerjaan dalam
lingkungan laboratorium
klinik, penyamakan kulit,
pencucian getah/karet;
b. pekerjaan di tempat
pemotongan,
pemrosesan dan
pengepakan daging
hewan;
c. pekerjaan yang
dilakukan di perusahaan
peternakan seperti
memerah susu, memberi
makan ternak dan
membersihkan kandang;
d. pekerjaan di dalam silo
atau gudang
penyimpanan hasil-hasil
pertanian;
e. pekerjaan penangkaran
binatang buas.
Pekerjaan yang
mengandung sifat dan
keadaan berbahaya
tertentu :
1. Pekerjaan konstruksi
bangunan, jembatan,
irigasi atau jalan.
2. Pekerjaan yang
dilakukan dalam
perusahaan pengolahan
kayu seperti penebangan,
pengangkutan dan
bongkar muat.
3. Pekerjaan mengangkat
dan mengangkut secara
manual beban diatas 12 kg
untuk anak laki-laki dan
diatas 10 kg untuk anak
perempuan.
4. Pekerjaan dalam
bangunan tempat kerja
yang terkunci.
5. Pekerjaan penangkapan
ikan yang dilakukan di
lepas pantai atau di
perairan laut dalam.
6. Pekerjaan yang
dilakukan di daerah
terisolir dan terpencil.
7. Pekerjaan di kapal.
8. Pekerjaan yang
dilakukan dalam
pembuangan dan
pengolahan sampah atau
daur ulang barang-barang
bekas.
9. Pekerjaan yang
dilakukan antara pukul
18.00 – 06.00
JENIS-JENIS
PEKERJAAN YANG
MEMBAHAYAKAN
MORAL ANAK
Pekerjaan pada usaha bar,
diskotik, karaoke, bola
sodok, bioskop, panti pijat
atau lokasi yang dapat
dijadikan tempat
prostitusi.
Pekerjaan sebagai model
untuk promosi minuman
keras, obat perangsang
seksualitas dan/atau
rokok.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 31 Oktober
2003
MENTERI
TENAGA KERJA DAN
TRANSMIGRASI
REPUBLIK INDONESIA,
ttd
JACOB NUWA WEA

Pos ini dipublikasikan di kepmen, uu 2003. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s